For new comers

Jika Anda orang Indonesia yang akan ke Wollongong untuk sekolah, bekerja ataupun kunjungan singkat, blog ini adalah awal yang bagus untuk Anda. Di sini Anda bisa mendapatkan:

  1. Siapa yang bisa dikontak?
  2. Tips mencari akomodasi.
  3. Tips transportasi lokal.
  4. Tips belanja makanan Indonesia/Asia
  5. Informasi peluang kerja
  6. Iklan jual beli barang
  7. How to get there?
  8. Survival Guide ala Students

1. Siapa yang bisa dikontak?
Di Wollongong ada sangat banyak orang Indonesia yang bisa Anda kontak. Umumnya mereka berprofesi sebagai mahasiswa, dosen, pekerja swasta dan lain-lain. Jangan salah, ada juga yang menekuni profesi Human Resource Development, alias mengasuh anak sebagai ibu rumah tangga. Sebuah pekerjaan mulia. Di blog ini Anda mungkin tidak bisa mendapatkan kontak masing-masing tetapi Anda bisa mengirimkan email ke icwollongong@gmail.com dan salah satu aktivis komunitas ini akan merespon Anda. Bila perlu, Anda akan dikenalkan dengan orang yang mungkin bisa membantu.

2. Tips mencari akomodasi
Harus diakui bahwa tidak mudah mendapatkan akomodasi permanen di Wollongong dan di Australia secara umum. Selain tidak mudah, harganya pun tidak murah. Jika Anda terbiasa dengan kontrak rumah bulanan atau bahkan tahunan maka di Wollongong Anda harus siap dengan harga mingguan. Sewa tempat tinggal per minggu beragam, tergantung dari jenis tempat tinggal, lokasinya dan kondisi tempat tinggal tersebut. Sebuah unit (apartemen) dengan satu kamar jelas lebih murah dibandingkan dua kamar. Unit juga biasanya lebih murah dibandingkan rumah. Lokasi dekat kampus atau dekat dengan fasilitas publik biasanya akan lebih mahal dibandingkan tempat tinggal yang jauh dari kampus misalnya. Selain itu, akomodasi yang fully furnished (dilengkapi perabotan rumah tangga) juga berbeda harganya dengan yang kosongan. Pilihan ada pada Anda.

Sebagai gambaran, harga sewa unit dua kamar unfurnished yang berada agak jauh dari kampus (10 menit ditempuh dengan bus atau 20 menit dengan sepeda gayung) bisa mencapai AUD 170-200 per minggu. Ini tentu saja kondisi umum dan anomali bisa saja terjadi. Ada juga yang mungkin bisa mendapat lebih murah atau jauh lebih mahal dari itu.

Untuk mendapatkan gambaran yang lebih rinci, silahkan simak pengalaman salah satu rekan kita dalam berburu akomodasi di Wollongong. Baca penuturannya di sini.

3. Tips transportasi lokal
Transportasi publik di Australia secara umum sangatlah handal, terutama kalau dibandingkan dengan di Indonesia secara umum. Di Wollongong, bepergian dengan bus sangatlah nyaman dengan jadwal yang relatif bagus yang frekuensinya setiap jam. Bagi yang terbiasa di kota besar lainnya seperti di Sydney, frekuensi ini mungkin akan terasa agak jarang. Sekali ketinggal bus, sama dengan menunggu sejam lagi untuk mendapatkan bus dengan tujuan yang sama. Kalau Anda terbiasa mengendarai mobil ke mana-mana, gaya hidup seperti ini mungkin tidak terlalu nyaman.

Selain bus, di Wollongong juga tersedia kereta yang akan mengantarkan Anda ke berbagai tujuan. Kalau mau ke Sydney, misalnya, Anda bisa menggunakan kereta dengan tiket sekitar AUD 9 untuk dewasa atau 4.80 untuk konsesi (mahasiswa dengan beasiswa AusAID biasanya mendapat konsesi). Wollongong-Sydney bisa ditempuh dalam waktu kurang lebih 1,5 jam.

Jika ingin melakukan exercise, Anda juga bisa manggunakan sepeda gayung. Di Wollongong, sangat umum orang mengendarai sepeda ke mana-mana. Perlu diingat, Anda wajib mengenakan helm. Selain sehat, bersepeda juga hemat energi dan ramah lingkungan. Sambil berhemat, Anda bisa berkontribusi untuk memperlambat atau bahkan menghentikan Global Warming🙂

Banyak orang Indonesia di Wollongong yang memiliki mobil sendiri, terutama mereka yang berkeluarga. Harga mobil second hand di Wollongong tidaklah mahal dan kondisinya pun bagus. Anda bisa mendapatkan mobil dengan kondisi yang baik dengan harga kurang dari AUD 2000 (ya, 18 juta-an). Ada juga seorang kawan yang bahkan mendapatkan mobil seharga AUD 800 (7 juta-an). Mungkin Anda yang belum tahu akan terheran-heran, mobil apaan tuh 800 dolar? Tenang saja, mobil itu pasti layak jalan kok. Kalau tidak, dia tidak akan ada di pasar. Mekanisme kontrol registrasi yang ketat di Australia menyebabkan kondisi mobil terpantau dengan baik.

Oh ya, kalau Anda mengalami kesulitan dalam menemukan alamat, gunakan saja Street Directory yang diterbitkan dalam bentuk buku peta. Anda juga bisa menggunaan Google Maps untuk mendapatkan rute dalam mencari alamat tertentu, atau dengan Whereis. Link ini, misalnya adalah contoh penggunaan Google Maps untuk menentukan rute dari University of Wollongong ke sebuah alamat di Mt. Keira Road.

4. Tips belanja makanan Indonesia/Asia
Sekali orang Indonesia, tetap orang Indonesia. Biarpun sudah tinggal di luar negeri, tetap saja teman-teman di Wollongong doyan dengan makanan Indonesia. Untunglah di Wollongong ada beberapa tempat untuk membeli bahan makanan Indonesia atau setidaknya Asia. Kalau Anda suka sambal terasi khas Indonesia, Anda tidak usah khawatir karena semua bahan ada di sini. Kalau mau bikin sate lilit khas bali, semua bumbu juga ada. Singkat kata, berada di Australia tidak berarti kita harus mengorbankan kebutuhan kita akan masakan tanah air.

Salah satu toko makanan Asia yang paling populer di Wollongong adalah Dong Phong. Tok ini dimiliki oleh orang Vietnam, beralamat di Keira Street, dekat dengan City Mall. Kalau berangkat dari kampus University of Wollongong, bisa ditempuh dengan bis ke arah City dengan tiket $ 1,50 kalau konsesi (AusAID student biasanya dapat konsesi) atau $ 3,00 penumpang umum. Perjalanan ditempuh dalam waktu sekitar 15 menit. Oh ya, kalau mau beli Indomie goreng juga ada lo. Harganya 35 cent🙂

Selain Dong Phong, ada juga toko Vinna di Victoria St. yang biasanya ditempuh dengan jalan kaki dari Dong Phong kalau ada sesuatu yang tidak ditemukan di DP. Kata orang-orang sih di Vinna jauh lebih mahal. Kalau di Dong Phong, harga bumbu bambu 65 cent, di Vinna bisa hampir 1 dolar😦

Satu lagi toko Asia di wollongong adalah Wan Long yang berlokasi di Campbell St. tidak jauh dari Dong Phong. Pokoknya, tinggal di Wollongong sangat nyaman dari segi ketersediaan makanan Indonesia/Asia. Cuma memang di Wollongong tidak ada restoran Indonesia. Jadi kalau mau makanan jadi, tidak bisa dibeli dari restoran tetapi harus membuat sendiri. Kami berharap suatu saat akan ada restoran Indonesia di Wollongong. Anda tertarik berinvestasi?

5. Informasi peluang kerja
Harus diakui bahwa tidak semua tempat di Australia kaya akan lowongan kerja. Wollongong, misalnya, memiliki peluang kerja sedikit di bawah Sydney atau kota besar lainnya. Namun demikian, bukan berarti tidak ada. Para mahasiswa bisa melakukan kerja paruh waktu di restoran atau mushroom picking. Bagi yang ingin sesuai bidang keahliannya, misalnya sebagai dosen atau peneliti, dapat juga mendaftar sebagai asisten atau tutor di kampus.

Informasi peluang kerja, selain bisa didapatkan di notice board kampus atau  website, koran advertiser yang disebarkan gratis, dan jobsearch juga bisa dari blog ini. Jika ada anggota komunitas yang memiliki informasi lowongan kerja, merka bisa memposting di Market Place.

6. Iklan jual beli barang/jasa Blog ini dilengkapi juga dengan Market Place tempat Anda bertukar informasi seputer jula beli atau sewa barang dan jasa. Di Market Place ini, Andi bisa mengiklankan barang yang akan dijual atau disewakan dengan melengkapi informasi yang diperlukan, terutama detail barang dan kontak penjual. Market Place juga bisa digunakan oleh para pengunjung untuk mengiklankan kebutuhannya. Misalnya Anda membutuhkan TV bekas dengan spesifikasi khusus, silahkan posting kebutuhan anda di Market Place. Silahkan klik link di bagian atas blog ini.

%d blogger menyukai ini: